Sabtu, 13 April 2019

Mimpi jadi nyata


  Sampai sekarang aku masih ga percaya kalau pernah menjejakkan kaki di negara yang terkenal dengan Gingseng dan oppa-oppa gantengnya, juga unni-unni cantik. Mimpi yang jadi nyata! Pastinya aku sangat berterima kasih pada suamiku tercinta yang sudah mengajak aku dan anak anak sampai ke Korea. Walaupun saat pertama kali menjelang detik detik landing anak anak sempat mabok karena pengalaman pertama mereka terbang dengan waktu yang cukup lama (7 jam). Tapi hari hari berikutnya diisi dengan tawa riang dan dingin 😅. 


Mimpi jadi nyata (foto credit: pixabay)




   Kami berlibur ke Korea bulan Februari 2015. Tahu kan bulan itu di Korea lagi musim apa? Yap! Musim dingin. Walaupun salju udah ga turun tapi anginnya duingiiiin menusuk. Bayangin aja kita biasa tinggal di daerah tropis yang suhu terendah 20°C langsung ke suhu -5°C! WOW! Kami take off dari Bandara Soekarno Hatta sekira jam 23.00. Landing di Bandara International Incheon jam 09.00 waktu Korea yang mana 2 jam lebih awal dari Indonesia. Ga pakai lama, kami dan rombongan langsung menuju tempat tempat wisata yang fenomenal di Seoul, diantaranya Petite France, Nami Island, main ke everland dan belanja ke surganya belanja Myeongdong. 


Nami Island (foto: pixabay)

  Alhamdulillah perjalanan yang sangat berkesan. Dapat teman baru, pengalaman yang pasti tak terlupakan dan mencicipi makanan khas Korea yang namanya Kimchi, baju adat yang disebut Hanbook juga main ski di salju beneran, bukan buatan seperti di mall mall Jakarta 🤭.

Kimchi (foto: pixabay)

    Sekelumit perjalananku dengan keluarga kecilku yang akan selalu diingat, karena mungkin kami ga sampai kesana lagi lain kali 😁.

    

1 komentar:

  1. Asik nih Mbak Weny dan keluarga sudah pernah ke Korea. Apalah dayaku yang hanya bisa nonton drama dan film Korea aja.

    BalasHapus